KIMIA

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA DASAR I

PERCOBAAN VIII

UJI PROTEIN

 

 

 

 

 

 

 

 

           

NAMA                                    : KHARIS ISNAIN

NO. STAMBUK                    :F1C100044

PROG. STUDI                       : KIMIA

JURUSAN                              : KIMIA

KELOMPOK                         : V (LIMA)

ASISTEN PEMBIMBING   : AAT

 

 

 

LABORATORIUM UNIT KIMIA

UPT. LABORATORIUM DASAR

UNIVERSITAS HALUOLEO

KENDARI

2000

 

UJI PROTEIN

 

A.     TUJUAN PERCOBAAN

Adapun tujuan dari percobaan ini adalah mengetahui uji protein dan sama amino

B.     KAJIAN TEORI

Gula sederhana dan zat-zat yang dengan hidrolisis menghasilkan gulas sederhana disebut karbohidrat. Aslinya nama karbohidrat digunakan karena kompoposi kebayanyakan gula, pati, dan selulosa berpadanan dengan hidrat hipotetis dari karbon, Harga x dan y dapat berjangka antara 3 sampai ribuan

Suatu pengelompokkan yang luas dari sejumlah besar karbohidrat, terdiri dari sekitar setengah lusin kelas utama, dengan barangkali 40 subkelas. Pada umumnya, semua karbohidrat disebut sakarida (Yunani, sacbaron, gula). Pembahasan akan dibatasi pada zat berikut: (1) monosakarida, yang tidak dapat dihidrolisis; (2) disakarida, yang dapat dihidrolisis menjadi dua molekul monosakarida; dan (3) polisakarida, yang membentuk banyak molekul monosakarida dengan hidrolisis.

Diantara monosakarida yang terpenting terdapat molekul yang mengandung enam atom karbon, yang kenal dengan nama heksosa, C6H12O6 Bila suatu heksosa mengandung suatu gugus aldehida, senyawaan itu dikenal sebagai suatu aldoheksosa; jika mengandung suatu gugus keton, disebut ketoheksosa Heksosa adalah zat manis, kristalin dan larut yang terdapat dalam madu dan buah matang karbohidrat yang terhidrolisis dan menghasilkan heksosa adalah gula tebu, gula gandum, gula susu, pati dan selulosa.

Sukrosa (gula tebu), maltosa (gula gandum) dan laktosa (gula susu) merupakan anggota penting dari grup disakarida, C12H22O11. Seperti dinyatakan oleh namanya, tiap molekul gula ini terdiri dari dua satuan monosakarida Dapat dibanyangkan bahwa satuan-satuan ini dihubungkan satu sama lain oleh ikatan-ikatan yang dihasilkan dari eliminasi (pembuangan) sebuah molekul air. Misalnya, sebuah molekul sukrosa tersusun dari sebuah satuan glukosa dan sebuah satuan fruktosa yang digabung, seperti tertenjuk di bawah ini:

 

 

C                 O

C       OH                         C

                 

C                  C                

Terdapat 4 kumpulan utama molekul biologi yang besar, iaitu karbohidrat, lemak, protein dan asid nukleik. Kebanyakan makromolekul adalah polimer, terbina daripada satu unit (monomer) yang banyak. Karbohidrat memainkan peranan sebagai pembekal tenaga (bahanapi) dan juga untuk pembinaan sel-sel organisme. Lipid adalah molekul hidrofobik yang sangat luas ciri-cirinya. Protein pula mempunyai berbagai struktur, lalu menghasilkan kepelbagaian fungsi sementara asid nukleik mempunyai tugas yang tidak berbelah-bagi: menyimpan dan memancarkan maklumat perwarisan.

Fungsi utama karbohidrat, adalah sebagai sumber tenaga untuk sel. Contohnya, 1g karbohidrat berupaya membebaskan 17 kilojoule (kJ) tenaga.

Karbohidrat adalah sebutan umum untuk molekul yang terdiri daripada karbon, hydrogen dan oksigen dengan setaip satu unsur berada pada nisbah 1:2:1. Dengan itu, cara menulis formula untuk karbohidrat ialah (CH2O)n, dimana n ialah bilangan karbon pada rangka molekul tersebut. Daripada formula ini dapat difahami kenapa kumpulan makromolekul ini di panggil ‘karbohidrat’ yang memberi makna karbon dan air.

Karbohidrat merupakan hasil alam yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Karena senyawa ini merupakan makanan pokok bagi manusia. Pembentukkan karbohidrat pada alam terjadi dalam tumbuh-tumbuhan yang dikenal dengan istilah fotosintesis. Karbohidrat terbagi atas beberapa golongan yaitu:

·         Monosakarida, yang umumnya mempunyai 5 atom C seperti ribose, araribosa, ksilosa, dan yang mempunyai 6 atom C seperti glukosa, mannose, galaktosa dan fruktosa.

·         Disakarida, yang disusun oleh dua molekul monosakarida seperti sukrosa, laktosa, dan maltosa.

·         Polisakarida, yang disusun oleh banyak sekali molekul monosakarida seperti amilun dan selulosa

·         Glikosida, yaitu molekul monosakarida yang berikatan dengan molekul bukan gula, molekul bukan gula ini dinamakan aglikon dan umumnya merupakan senyawa aromatic (Respati, 1980:128).

 

 

 

 

C.     ALAT DAN BAHAN

Alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini adalah :

1.      Alat    :

a.       Tabung reaksi

b.      Gelas ukur 100 mL

c.       Rak tabung

d.      Pipet tetes

e.       Labu semprot

f.        Penangas air

g.       Gegep

 

2.      Bahan :

a.       Larutan protein

b.      Larutan millon

c.       Larutan albumin

d.      Larutan dapar

e.       Larutan ninhidrin

 

 

D.    PROSEDUR KERJA

1.      Test millon

3 mL larutan protein

– Ditambahkan 5 tetes reagen millon

– Dipanaskan

Berwarna merah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.      Test ninhidrin

 

0,1 mL larutan albumin 2 %

Ungu muda

 

 

 

– Ditambahkan 100 mL larutan dapar 0,1 M PH 5

– Ditambahkan 20 tetes larutan ninhidrin 0,1 %

– Dipanaskan

 

 

 

 

 

 

         Ditambahkan 1 mL larutan dapar 0,1 mL

         Ditambahkan 20 tetes larutan ninhidrin

         Dipanaskan

0,1 mL asam amino 2 %

Ungu tua

 

 

 

 

 

                                                                                                                      

E.  HASIL PENGAMATAN

1.      Test Benedict

 

NO

Perlakuan

Sebelum pemanasan

Setelah pemenasan

 

1

3 mL larutan protein + reagen millon

putih keruh

merah

2

0,1 larutan albumin 2 % + 100 mL larutan dapar 0,1 M + 20 tetes larutan ninhidrin

putih keruh

Ungu muda

3

0,1 mL asam amino 2%+ 1 mL larutan dapar 0,1 M + 20 tetes larutan ninhidrin

bening

Ungu tua

 

 

 

           

E.     PEMBAHASAN

Karbohidrat merupakan polihidroksil aldehida atau keton atau senyawa yang menghasilkan senyawa-senyawa ini bila hidroksil. Nama karbohidrat berasal dari kenyataan bahwa kebanyakan senyawa dari golongan ini mempunyai rumus empiris yang menunjukkan bahwa senyawa tersebut adalah karbon “hidrat”, dan yang memiliki nisbah karbon terhadap hydrogen dan terhadap oksigen sebagai 1:2:1. Sebagai contoh rumus empiris D-glukosa adalah C6H12O6 atau dapat ditulis sebagai C6(H2O)6. Walaupun karbohidrat yang umum sesuai dengan rumus empiris tersebut namun yang lain tidak memperlihatkan nisbah ini dan beberapa yang lain lagi juga mengandung nitrogen, fosfor, atau sulfur.

 Terdapat tiga golongan utama dari karbohidrat yaitu monosakarida, olgosakarida, dan polisakarida. Monosakarida atau gula sederhana terdiri hanya dari satu unit polihidroksi aldehida atau keton.

Oligosakarida 

 

F.      KESIMPULAN

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

Shevla G. 1979. Vogel I Buku Teks Analisis Anorganik Kualitatif Makro Dan Semimikro Bagian I. PT Kalman Media Pusaka. Jakarta.

 

Shevla G. 1979. Vogel I Buku Teks Analisis Anorganik Kualitatif Makro Dan Semimikro Bagian II. PT Kalman Media Pusaka. Jakarta.

 

Rivai, Harrizul, 1995. Asas Pemeriksaan Kimia. UI Press. Jakarta.

Anonim. 2006. Analisis Instrumen. Makassar.

Anonim. 2007. Penuntun Praktikum Kimia Dasar. Laboratorium Unit Kimia. UPT. Laboratorium Dasar. Universitas Haluoleo. Kendari

 

 

About aatunhalu

Aku pengen melihat orang yang selalu optimis pada dirinya

Posted on Desember 6, 2008, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: